Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Asal Jadi, Proyek Peningkatan Jalan Dua Sport Center Diduga Terindikasi

Saturday, October 26, 2019 | October 26, 2019 WIB Last Updated 2019-10-26T08:47:16Z
Proyek yang diduga sembrawut pekerjaan dan terindikasi menyimpang dari spesifikasi teknis pekerjaan

Kabupaten Agam (Topsumut.co) Proyek instansi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, diduga terindikasi. Pasalnya pekerjaan peningkatan jalan jalur dua sport centre terlihat sembrawut ini dapat dilihat dari item pasangan saluran dipinggir jalan tersebut yang diduga asal-asalan. 

Soalnya pekerjaan saluran tersebut terlihat tidak adanya koporan pasangan batu, pasangan batu lansung diatas permukaan tanah tanpa ada galian.

Wajar saja masyarakat ragu atas kualitas dan kuantitas pekerjaan tersebut. Proyek yang dilaksanakan oleh CV. INDAWA PERDANA ini memakan dana sebesar Rp. 1.097.951.000 dengan nomor kontrak : 2.2.42//P.XL/DPUTR-AG/IX.2019, pekerjaan dilaksanakan dengan batas waktu 90 hari kalender.

Pantauan awak media ini, Bersama TIM LSM Garuda Nasiaonl Indonesia dilapangan, Senin (21/10/2019) ditemukan sembrawut pekerjaan dan terindikasi menyimpang dari spesifikasi teknis pekerjaan. 

Paling kentara sekali pasangan batu tidak ada pakai galian koporan alias diatas permukaan tanah saja serta terkesan pasangan sebatu.

Menariknya pekerjaan dari instansi DPU-TR Kabupaten Agam ini berada ditengah kota Lubuk Basung, tetapi pelaksana masih berani bermain. 

Disini timbul pertanyaan, apakah pengawasan baik dari konsultan pengawas maupun dari instansi DPU-TR tidak berjalan?

Ketika dikonfirmasi ke Dinas PU-TR melalui kepala bidang Bina Marga melalui Hanpond selulernya Senin (21/10/2019) mengatakan, ia hanya menjawab singkat.

"Saya sedang berada di Palembang. Nanti kita suruh anggota melihat kesana," ujarnya.

Terpisah, Ketua DPW LSM Garuda Nasional Indonesia  Bj. Rahmat mengatakan kepada wartawan, Selasa (22/10/2019)  di Lubuk Basung bahwa sebagai masyarakat kita harus mengawasi setiap proyek yang dilaksanakan didaerah kita.

"Sangat disayangkan masih ada pelaksana proyek yang pekerjaannya asal-asalan, pihak terkait harus bertindak tegas dengan persoalan ini baik dari dinas PU-TR maupun dari Tim TP4D," ungkapnya.

Ditambahkannya, pekerjaan pŕoyek ini diduga tidak sesuai spesifikasi teknis karena pasangan batu pada saluran yang terlihat pada gambar tidak ada koporan dan terkesan pasangan batu lansung diatas permukaan tanah serta diduga pasangan sebatu/pasangan menyandar kesisi tebing. 

Reporter : Zaherman
Editor      : Ones Lawolo
×
Berita Terbaru Update