Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Dairi Terima Kunker Anggota DPRD Provsu Dapil XI.

Thursday, June 10, 2021 | June 10, 2021 WIB Last Updated 2021-06-10T13:58:42Z

 


DAIRI  (Topsumut.co) - Selama ini Pemerintah Kabupaten Dairi sudah merasakan kombinasi pembangunan antara APBD Kabupaten dan Provinsi. Ada beberapa kewajiban-kewajiban pembangunan yang dilakukan Pemprov, yang telah dilaksanakan di tahun 2020, salah satunya pengerjaan beberapa infrastruktur.


Semoga anggota DPRD Sumut merasa puas dalam pekerjaan yang sudah dilaksanakan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Dairi, Dr.Eddy Kelleng Ate Berutu  saat menerima kunjungan kerja (Kunker) anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara daerah pemilihan XI (Dairi, Pakpak Bharat dan Karo) Leonard Surungan Samosir BA, Sumihar Sagala SE dan Ingan Amin Barus S.Sos serta rombongan, Rabu (09/06/2021) di Gedung Olahraga (GOR)  Sidikalang.


Dalam kesempatan itu, Dr.Eddy Keleng Ate Berutu mengucapkan terimakasih atas kunjungan anggota DPRD Sumut ke Kabupaten Dairi. Dimaba dengan kunker tersebut  nantinya diharapkan dapat meningkatkan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Dairi.


Selanjutnya,  Eddy Berutu, mengatakan bahwa  ada beberapa hal yang ia telah sampaikan kepada Anggota DPRD Sumut terkait infrastruktur jalan. 


"Kita mohon ada beberapa ruas jalan yang merupakan tugas provinsi khususnya yang menunjang pariwisata kalau bisa di utamakan di 2021," ujarnya.


Selain itu, Ia juga mohon dari  anggota DPRD Sumut untuk membawa anggaran guna perbaikan beberapa infrastruktur dasar akibat bencana alam yang terjadi di Kecamatan Silima Pungga-Pungga beberapa tahun lalu. Dimana sampai saat ini masih terganggu, baik infrastruktur dasar maupun lahan-lahan pertanian.


 "Karena kemampuan anggaran sangat terbatas, jadi kita mohon dukungan kombinasi dari pemerintah provinsi dan pusat," ungkapnya


Untuk sektor pertanian, Bupati Dairi  menyampaikan keinginannya agar ikut diperhatikan, seperti bantuan untuk rumah-rumah kompos dan sarana pertanian terkhusus di empat kecamatan penghasil jagung dan kopi.


"Untuk rumah tidak layak huni di semua kecamatan juga sudah kita usulkan untuk mendapat bantuan dari pemerintah provinsi dan pusat," pungkasnya.


Sementara itu, Leonard Surungan Samosir menyampaikan, kunker yang dilakukan sangatlah perlu, karena sesuai surat permintaan Gubernur Sumut tanggal 24 Mei 2021 ke DPRD Sumut terkait pertanggung jawaban penggunaan dan pelaksanaan APBD 2020.


"Untuk itu DPRD Sumut dan Gubernur Sumut menyusun tim melakukan kunjungan ke seluruh Dapil, guna melihat dan memantau apakah penggunaan dana yang sangat terbatas ini terlaksana dengan baik," kata Leonard.


Selanjutnya melakukan evaluasi di lapangan dan juga diharapkan ada jaring evaluasi apa kira-kira harapan pemerintah kabupaten ke Provinsi Sumut yang sebenarnya.


Dengan 33 kabupaten, PAD Sumut sangat terbatas untuk memenuhi segala kebutuhan, karena untuk kebijakan beberapa dinas ditarik ke provinsi sehingga beban provinsi semangkin besar. 


"Sementara dana yang kita dapatkan dari provinsi sangat terbatas," ujar Leonard Samosir.


( Nining ).

×
Berita Terbaru Update