Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sinode BKPN dan Sinode GKY Jakarta, Menjalin Kerjasama Pelayanan Program Pusat Pelatihan Misi Terpadu

Tuesday, July 19, 2022 | 9:29 AM WIB | 0 Views Last Updated 2022-07-19T16:29:22Z



NISEL  (Topsumut.Co)  -  Majelis Pengurus Harian Sinode Banua Keriso Protestan Nias (MPHS BKPN) serta Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) Jakarta, hari ini melaksanakan pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Ekonomi Kreatif serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dikantor Sinode BKPN Jl. Saonigeho KM. 4, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan. Senin, 18/07/2022.


Diklat yang akan dilaksanakan selama 6 hari sejak 18-23 juli 2022 tersebut dengan mendatangkan tenaga ahli kompeten dalam bidangnya yaitu Sutimin, SE. Yang memberikan pelatihan bagaimana cara membuat pupuk organik (kompos), Pupuk organik cair dan pestisida organik. Sementara hari ketiga dan keempat oleh Pdt. Daniel Indardjo, S.Th., dengan materi tekonologi pangan dan ekonomi kreatif Budidaya unggas ayam Broiler serta ayam kampung. Selanjutnya pada hari kelima dan keenam  Budidaya babi unggul oleh  Prof. DR. Ir Pollung siagian, MS. 


Sebelum Diklat tersebut dilaksanakan, kedua sinode menandatangani MoU dimana kedua belah pihak bersepakat “Menjalin kerjasama pelayanan kedua sinode dalam program Pusat pelatihan Misi terpadu dan kerja sama dalam bidang pelayanan pendidikan, pemberdayaan warga jemaat dan bidang-bidang lainnya yang saling menguntungkan, untuk memperluas pemberitaan injil diwilayah sinode masing-masing yang berlaku selama 2 tahun dan bisa diperpanjang  kembali bila diperlukan”.


Penandatanganan MoU tersebut Dari MPHS BKPN ditandatangani oleh Ephorus Pdt. Dr. Foluaha Bidaya, M.Th., Ketua Umum Sinode GKY Pdt. Yohanes Adrie Hartopo, Ph.D., Sekretaris Jenderal (Sekjend-BKPN) Pdt. Yudika Wau, M.Th., Sekretaris Umum Sinode GKY Pdt. Djoni Sugitjahyono, S.T., M.Div., Pdt. Hari sudjatmiko, M.Div sebagai saksi pihak pertama, Kepala bidang Kemasyarakatan, Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kabid Kemaskumham) Satua Mbanua Keriso (SMK) Drastis Kadar Baik Dakhi, SH., MH. Sebagai saksi pihak kedua 



Penandatanganan MoU  juga didampingi oleh Bendahara Umum (Bendum-BKPN) Pdt. Böwözifaulu Laia, S,Th., Kepala Bidang Pelayanan dan Organisasi (Kabid Pelor) Gj. Ev. Anarota gaho, BA., Teng Bi Giok, Shiela Herawati Sekretaris TCI (Transformation Connection Indonesia).


Diklat Ekonomi kreatif dan penandatanganan MoU tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nias Selatan Norodödö Sarumaha, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Nias Selatan Seksama Sarumaha, Ketua Yayasan Edukasih Robert Dakhi, Kades. Hilisalawa Tekad Wau, Kades. Bawonahönö Petrus Hondrö, Anggota MPLS BKPN Sosial Zagoto, Ketua panitia Pelaksana Diklat Sanehaoni Bidaya, SE., M.I.P Wakil Ketua panitia Arisman Sarumaha, SE., Bendahara Listeti laia, S.Pd., Wakil Bendahara Fotuhodödö Halawa, S.Pd. Anggota Panitia, Staff kantor sinode BKPN, Para Pendeta dan Warga Jemaat Lainnya.


Ephorus BKPN Pdt. Dr. Foluaha Bidaya,M.Th. dalam sambutannya menyampaikan puji syukur kepada Tuhan atas terobosan yang dilakukan pimpinan sinode BKPN Periode ini bisa bekerjasama dengan GKY Jakarta.


 “Ini merupakan terobosan baru di periode ini. Saya bersyukur sekali, semua ini karena pengaturan Tuhan dan kesempatan emas buat BKPN bisa bekerjasama dengan GKY. Setahu saya GKY punya hati misi yang luar biasa konsisten. Pantasan GKY menjadi gereja yang diberkati Tuhan Yesus dan terus memberkati”. Ucap Ephorus Foluaha Bidaya.


“Saya berharap bahwa para peserta diklat bisa serius memanfaatkan materi diklat ini dan mempraktekkan di jemaatnya masing-masing, dan ke depan kegiatan diklat ekonomi kreatif ini bisa berkelanjutan. Saat ini memang perhatian kami di MPHS/MPS/MPLS 50% untuk  program peningkatan ekonomi warga jemaat. Tanah Nias ini subur, apa saja yang kita tanam tumbuh. Hanya warga masyarakatnya malas karena tidak punya keterampilan, demikian juga dalam hal beternak. Saya berharap melalui diklat ini akan memotivasi warga jemaat untuk mau bercocok tanam dan beternak secara profesional”. Harap Ephorus Foluaha Bidaya.


Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nias Selatan Norodödö Sarumaha dalam sambutannya menyampaikan harapannya kepada peserta Diklat ini agar dapat mengikuti pelatihan ini dengan seksama sehingga ilmu yang diperoleh dapat diimplemetasikan dalam pertanian dan mampu menjadi petani yang mandiri sehingga perekonomian para petani bisa meningkat. Kemudian Sinode BKPN dan GKY Jakarta agar bisa bermitra dengan pemerintah dalam hal ini Dinas pertanian Kabupaten Nias Selatan.


“Agar peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan seksama agar bisa mengimplemetasikan ilmunya dalam pertanian, berharap juga supaya BKPN dan GKY Jakarta bisa bermitra dengan pemerintah dalam hal ini Dinas pertanian Kabupaten Nias Selatan”.


Pembukaan Diklat Ekonomi Kreatif dan penandatanganan MoU diakhiri dengan pemberian cendera mata berupa baju adat khas Nias Selatan kepada tim GKY Jakarta dan makan siang bersama. (Sanuria).

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update