Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ketua DPRD Kota Medan : Pabrik Kecap Dan Tauco Bukan Milik Saya

Wednesday, November 27, 2019 | November 27, 2019 WIB Last Updated 2019-11-27T09:01:50Z

MEDAN (Topsumut.co) Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim, SE mengaku pabrik kecap dan tauco yang berada di Jalan Meranti No.12a, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, bukan miliknya.

"Pabrik itu bukan milik saya. Dulu kami tinggal di sebelah pabrik itu. Sekarang bukan disitu lagi kami. Jelasnya, pabrik itu bukan milik saya," katanya melalui telpon seluler redaksi Topsumut.co.

Ia mengatakan soal limbah pabrik kecap dan tauco yang diduga mencemari lingkungan agar segera Pemerintah Kota (Pemko) Medan meninjau lokasi pabrik tersebut.

"Saya berharap kepada Birokrasi Pemko Medan agar segera melakukan pengawasan terhadap pabrik tersebut. Sebab, limbah pabrik tersebut sangat mengganggu polusi udara," ujarnya. 

Pabrik itu bukan milik saya

Berita sebelumnya, Pabrik kecap dan tauco disebut - sebut milik ketua DPRD Kota Medan. Pabrik tersebut diduga tak kantongi izin tapi masih beroperasi.  Selain itu, pengusaha ini juga tidak menjalankan UU No 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
  
Meskipun demikian, Pabrik yang beralamat di Jalan Meranti No.12a, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, diduga tak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Pantauan wartawan Topsumut.co dilokasi, limbah pabrik kecap dan tauco tersebut sangat mencemari lingkungan yang diduga adanya unsur kesengajaan. Sebab, paret (got) yang di depan pabrik tersebut diwarnai limbah  kecap dan tauco.

Sepanjang paret (got) depan pabrik tersebut Airnya berwarna hitam, bahkan di eksiskan banyaknya ulat - ulat. Selain itu, aroma - aroma limbah kecap dan tauco itu juga mengganggu polusi udara. 

Terpisah, ketika dikonfirmasi kepada pemilik pabrik kecap dan tauco melalui kasir pabrik tersebut dan tidak menyebutkan namanya. Ia hanya menjawab singkat. "Soal itu no coment bang. Hubungi aja humas kami pak Parlindungan Nadeak, SH, MH," tuturnya, Rabu (27/11/2019) di ruangan kerjanya.

Sementara itu, Humasnya Parlindungan Nadeak, SH, MH saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya, hp 08137643xxxx belum berhasil. Hingga berita ini terbit, wartawan topsumut.co masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pemilik pabrik kecap dan tauco tersebut.

(Ones)
×
Berita Terbaru Update